Home > Umum > Kids Drum Competition – Festival Perkusi Nusantara

Kids Drum Competition – Festival Perkusi Nusantara

Lippo SuperMall Karawaci – Minggu 18 Oktober 2009,

Awalnya, saya pikir, “ok, jadi juri untuk kopetisi drum anak tidak akan terlalu membutuhkan energi dan konsentrasi”…nyatanya, setelah melewati babak penyisihan dari 12 peserta yang melakukan daftar ulang (20 peserta mendaftarkan diri), kemudian disaring menjadi 5 besar, kira – kira 3,5 – 4 jam,  otak saya cukup cape.

Efek dari mendengarkan dengan seksama dan benar – benar fokus pada setiap performance bisa saya rasakan sampai dirumah.  sepanjang perjalanan pulang,di mobil saya sengaja mendengarkan MP3 Fusion Jazz yang agak – agak agresif, beberapa lagu dari DWB (Dave Weckl Band), beberapa lagu dari Chic Corea Electric Band, ternyata…efek konsentrasi selama men-juri terbawa-bawa, otak saya masih berusaha mendengarkan part Drums dengan sangat detail, tempo, rhythm, pattern sampai aransemen solo…astaga…melelahkan juga. Akhirnya, saya settle dengan nomer2 DWB yang kalem seperti “A Simple Prayer”, “Song For Claire” bisa mengistirahatkan otak.

Anyway, tentang anak2 yang ikut lomba, beragam skill level, rata2 bermain mengikuti lagu, hanya 2 atau 3 peserta menggunakan minus one murni yang benar2 tanpa drum, yang lainnya mengikuti drums lagu. Mereka yang bermain mengikuti lagu cukup tertolong fill in dan beat asli lagu, terdengar seolah-olah mereka yg memainkannya, akan tetapi lebih banyak bersumber dari lagu (hal ini membutuhkan ketelitian untuk membedakannya). Akan tetapi, saya salut akan kerapian anak2 ini bermain dalam tempo, salut! termasuk fill in. ada beberapa yang memang sering keluar tempo, bahkan sama sekali tidak masuk tempo lagu 80% dari lagu off beat.

Saya kagum dengan tingkat clarity dari beberapa anak yang mampu bermain dengan artikulasi dan akurasi yang cukup tinggi. Power stroke terutama di snare yang membuat saya berpikir, dari mana mereka bs punya power begitu kuat.

Karakteristik juara satu : ketelitian dan kerapihan beat dan fill in dalam tempo yang sangat bagus. Fingering sangat bagus, double stroke nya sudah jadi. bahkan solonya based on snare drums pattern, begitu pertama melihat anak ini bermain, saya terus terang menjagokan dia, hanya, pada babak 5 besar mungkin karena rata2 anak ini sudah letih dan jenuh, solonya tidak ditampilkan lagi, tetap nilainya paling tinggi.

juara dua adalah peserta termuda, saya lupa berapa persisnya umur anak ini, kira2 5 tahun, duduk di bangku drum saja sampai di ujung bangku, tapi jangan tanya power snare dan kick nya mengagumkan, bukan hanya untuk anak2 seusia dia. Satu hal yang membuat saya salut, rhythm feel nya bagus sekali. Atraksi spinning stick nya lumayan bagus, walau belum lancar sekali, dan gayanya luar biasa, tanpa malu2 apalagi demam panggung.

Juara ketiga,penuh dengan atraksi spinning stick dan bermain dengan berdiri setiap kali chorus lagu.  pattern floor tom tom nya mengikuti riff pada bridge lagu membuat saya kagum,  untuk ukuran anak seusia dia, riff nya mulus sekali dan ritmis.

Secara umum, rupanya saya under estimate Kids Drum Kompetisi, ternyata mereka memiliki kemampuan di garis rata-rata dan 75% diatas rata-rata. orang tua dari pemenang kompetisi bercerita, mereka memang punya studio di rumah, dan anak ini sedang dalam tahap membuat rekaman.

luar biasa, saya salut. Saya percaya, anak2 didik kita, bisa melakukan hal yang sama bila dibina dengan benar.

WT

Categories: Umum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.